• November 15, 2022

Eks Petinggi WHO Peringatkan COVID-19 RI Merangkak Naik Lagi

Tren harian kasus Covid – 19 RI naik link sbobet sepekan terakhir. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan naiknya kasus Covid – 19 terbilang normal karena di kaitkan dengan jangka waktu setelah pelaksanaan hari raya Natal dan Lebaran beberapa waktu lalu.

“Kenaikan sesudah hari raya itu antara 27 hari sampai 35 hari, sejak hari raya besar Natal ataupun Lebaran, ini Lebaran kita kan kemarin 2 Mei, kok nggak naik, ya belum naik. Karena kan biasanya kejadiannya 27 sampai 35 hari jadi kenaikan itu pertama normal setiap hari raya besar pasti ada kenaikan.” Beber Menkes saat ditemui di Gedung mahjong ways 1 Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu Eks Direktur WHO Asia Tenggara Profesor Tjandra Yoga Aditama, menyatakan tren naiknya kasus COVID-19 harus di waspadai dan segera mendapat tindakan yang jelas.

“Dalam kesehatan masyarakat yang kita lihat bukan hanya angka mutlak sesaat, tetapi ‘tren’. Dan jelas sekarang kita berhadapan dengan tren yang meningkat, sudah sampai dua kali lipat. Karena itu, kenaikan ini jelas harus di waspadai dan di lakukan tindakan di slot server thailand yang jelas.” Ujarnya. Berikut imbauan Prof Tjandra untuk pemerintah terkait naiknya kasus covid.

Segera Lakukan Analisa

Prof Tjandra mengimbau pemerintah untuk bergerak mencari penyebab pasti tren kenaikan kasus ini, apakah di sebabkan oleh varian atau sub varian baru atau ada penyebab – penyebab lainnya. “Segera melakukan analisa kenapa ada kenaikan sampai dua kali lipat ini, apakah karena BA.4 dan BA.5 (atau varian/sub-varian lain). Atau masih merupakan dampak libur lebaran yang sudah hampir 2 bulan berlalu, atau ada sebab lain.” Jelasnya.

Pemeriksaan Genome Sequencing

Ia juga menyebut perlunya pemeriksaan genome sequencing yang harus di tambah bukan saja untuk tamu Internasional yang hadir di Bali. Namun pemeriksaan genome sequencing menurutnya bisa diperluas.

“Untuk mengetahui tentang ada tidaknya varian / sub – varian maka jelas pemeriksaan whole genome sequencing harus di tambah jumlahnya, bukan hanya untuk tamu acara internasional di Bali dan lain-lain.” jelasnya.