• Juni 6, 2024

Mengenal Terapi Kesehatan Yakni Komplementer Akan Terapi Penunjang Pengobatan Medis

Terapi komplementer merupakan terapi yang digunakan sebagai komplementer terapi medis konvensional. Dokter umumnya akan menganjurkan macam terapi komplementer yang sesuai dengan situasi medis yang dialami pasien.

Melainkan, terapi komplementer bukanlah pengobatan alternatif karena tak bisa menggantikan pengobatan konvensional. Terapi komplementer justru digunakan sebagai pensupport pengobatan yang bertujuan untuk membantu pasien merasa lebih bagus atau memecahkan efek samping yang timbul akibat pengobatan konvensional.

Jenis-Jenis Terapi Komplementer
Sejauh ini, berjenis-jenis slot deposit qris terapi komplementer sudah dimaksimalkan dan digunakan bersama dengan pengobatan konvensional. Berikut ini merupakan berjenis-jenis macam terapi komplementer yang mungkin direkomendasikan oleh dokter:

  1. Akupunktur
    Akupunktur merupakan pengobatan tradisional Tiongkok yang sudah digunakan selama ribuan tahun. Terapi ini dijalankan dengan menusukkan jarum halus ke spot-spot tertentu pada kulit, atau disebut juga spot akupunktur, untuk membantu pelaksanaan penyembuhan penyakit.

Terapi komplementer yang satu ini berprofesi dengan cara menyeimbangkan aliran daya (chi) dalam tubuh. Terapi ini bisa digunakan pada sebagian situasi medis, mulai dari nyeri punggung bawah, osteoarthritis, sakit leher, hingga sakit kepala, seperti migrain.

  1. Chiropractic
    Chiropractic merupakan terapi yang menekankan kecakapan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Chiropractic bisa dijalankan untuk mengobati situasi yang terkait dengan tulang, otot, dan sendi, seperti sakit punggung dan leher, sakit kepala, dan sendi kaku.

Chiropractic dijalankan oleh spesialis terapi yang disebut chiropractor. Chiropractor berlisensi bisa melakukan anamnesis (wawancara medis) pada pasien, memeriksa riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan ataupun pemeriksaan pensupport, serta mempertimbangkan diagnosis.

Sesudah itu, chiropractor akan memberikan perawatan, memantau kemajuan pasien, serta mengenali situasi yang membutuhkan perawatan medis lebih lanjut. Format terapi yang dikasih oleh chiropractor bisa berupa teknik manipulasi tulang belakang, latihan gerak tubuh, dan konseling nutrisi.

  1. Aromaterapi
    Terapi komplementer yang satu ini menerapkan minyak esensial, bagus dengan cara dihirup ataupun dioleskan ke kulit, untuk mendapatkan manfaat terapeutik. Dikala dihirup, wewangian minyak esensial akan memengaruhi pusat emosi di otak.

Aromaterapi diandalkan bisa memecahkan berjenis-jenis situasi, seperti kecemasan, depresi, mual, insomnia, dan menurunnya nafsu makan. Kecuali itu, minyak esensial juga bisa digunakan sebagai minyak pijat untuk melemaskan otot-otot yang tegang.

  1. Meditasi
    Meditasi termasuk dalam salah satu macam terapi komplementer yang sudah rupanya mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan psikis. Terapi ini dijalankan dengan memfokuskan perhatian untuk menjadikan perasaan hening dan meningkatkan daya.

Ada banyak cara untuk bermeditasi, mulai dari memegang nafas, menjernihkan pikiran, memfokuskan perhatian pada satu objek, menerapkan teknik lahiriah seperti yoga atau tai chi untuk menenangkan pikiran, hingga mengulang kata atau mantra dengan bunyi keras atau tanpa bunyi.

Terapi komplementer dengan meditasi umumnya digunakan untuk meningkatkan kerja otak dan mengelola stres.