• Mei 15, 2024

Presiden Jokowi Sebut Alat Kesehatan Modern Perlu Sampai ke Tempat Terpencil

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Awam Tempat (RSUD) dr. H.L.M. Baharuddin, M.Kes pada 13 Mei 2024 yang berada di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Dalam kunjungan ini, Jokowi menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan di daerah terpencil, utamanya untuk penyakit yang banyak kasusnya.

“Saya lihat hampir di segala daerah, penyakit yang terlihat itu stroke, jantung. Problemnya jikalau di sebuah kabupaten atau kota yang jauh dari provinsi, tak lantas ditangani ya ini akan menjadi persoalan,” ujar Presiden Jokowi kepada awak slot77 login media seperti terlihat di saluran YouTube Sekretariat Presiden ditulis Selasa, 15 Mei 2024.

Untuk itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya jalan masuk ke perlengkapan kesehatan modern seperti CT scan, cath laboratorium, dan mammogram, yang kini lebih merata dijangkau sampai ke Puskesmas.

“Oleh sebab itu, kini Kementerian Kesehatan banyak mengirimkan CT scan, cath laboratorium, mammogram, atau yang ke jenjang lebih kecil adalah ke kabupaten, ke puskesmas itu ada USG untuk kehamilan,” jelasnya mengutip laman resmi Sekretariat Kabinet RI.

Keliling RS dan Bercengkrama dengan Pasien
Setibanya di RSUD dr. H.L.M. Baharuddin, M.Kes, Jokowi berkeliling di dalam rumah sakit dan bercengkrama dengan petugas, dokter, sampai pasien yang sedang menunggu giliran berobat. Salah satunya warga lanjut usia, La Ode Bariu.

“Sangat membantu (BPJS Kesehatan) bagi kita yang kurang cakap, betul-betul membantu sekali,” kakek berusia 71 itu.

Bariu menambahkan, Jokowi adalah presiden kedua yang datang ke Kabupaten Muna.

“Baru dua presiden yang ke Muna, Gus Dur dengan Pak Jokowi,” kata Bariu. Ia juga menekankan pentingnya fasilitas genset yang memadai di rumah sakit untuk mensupport operasional ketika listrik padam.

Bisa Layanan BPJS Kesehatan dengan Baik
Pasien lain, Waati ikut serta menyatakan rasa syukurnya sebab bisa mendapatkan layanan BPJS Kesehatan sehingga betul-betul meringankan bobot.

“Alhamdulillah aku mendapatkan pelayanan BPJS dengan baik, ya aku betul-betul bahagia mendapatkan bantuan dari BPJS tanpa dipungut biaya lagi,” ujar Waati.

Nuryani, pasien lainnya, menyatakan rasa leganya bisa berjumpa dengan Presiden dan merasakan manfaat dari program BPJS.